LPPM UHAMKA Selenggarakan pelatihan Penilaian Digital untuk Gurus SMP - KoranMu
GRID_STYLE

Post/Page

Weather Location

{fbt_classic_header}

LPPM UHAMKA Selenggarakan pelatihan Penilaian Digital untuk Gurus SMP

Lembaga Pemberdayaan dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) UHAMKA mengadakan kegiatan pelatihan di SMPN 135 Jakarta. Mengedepankan tema “Pelatihan Metode Penilaian Digital untuk Guru-guru SMP”, pelatihan ini bertujuan untuk mengemban…


Lembaga Pemberdayaan dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) UHAMKA mengadakan kegiatan pelatihan di SMPN 135 Jakarta. Mengedepankan tema “Pelatihan Metode Penilaian Digital untuk Guru-guru SMP”, pelatihan ini bertujuan untuk mengembangkan kompetensi guru dalam mengaplikasikan penilaian digital (digital assessment). Kegiatan pelatihan yang dihadiri oleh para guru SMP ini terbagi atas 4 sesi. Sesi pertama dan kedua berupa penyampaian materi dari narasumber yaitu Siti Zulaiha, MA., Ph.D. dan Adi Stiawan, M.Pd.. Sedangkan sesi berikutnya, kegiatan dilaksanakan secara online oleh Herri Mulyono, Ph.D. sebagai mentor dan Sri Kusuma Ningsih M.Pd. sebagai asisten mentor.

Sebagai awalan, Siti Zulaiha, MA., Ph.D. memberikan pemaparan materi tentang penilaian, tujuan dan jenis-jenis penilaian. Menurutnya, “Setiap guru harus memahami betul tujuan penilaian dan memilih dengan baik jenis penilaian apa yang tepat untuk menguji kompetensi siswa.” Oleh karena itu, setiap penilaian harus dibuat secara matang dengan mengedepankan kualitas instrument penilaian. Ketepatan instrumen penilaian menjadi kunci bagi guru untuk mendapatkan nilai autentik dari siswa. Instrumen yang dibuat oleh guru harus disesuaikan dengan kebutuhan penilaian. Karena apabila tidak sesuai, maka nilai yang dihasilkan pun cenderung tidak autentik.

Selanjutnya, Adi Stiawan, M.Pd. memberikan pelatihan tentang metode penilaian digital menggunakan berbagai platform. Platform penilaian digital yang bisa digunakan oleh guru berupa Quipper Online, Edmodo, dan ZipGrade. Adi menegaskan bahwa platform penilaian digital yang bisa digunakan oleh guru sangatlah banyak. Hanya saja tidak semuanya sesuai dengan kebutuhan penilaian. Oleh karena itu, guru diharapkan mampu memilih dengan baik platform apa yang tepat untuk kebutuhan evaluasi siswa. Sebagai contoh, apabila guru ingin memberikan penilaian dalam bentuk tes pilihan ganda, maka platform ZipGrade merupakan alternatif pilihan yang tepat. Platform ini memudahkan guru untuk menyelesaikan setiap rangkaian penilaian berbentuk tes pilihan ganda dengan cepat dan tepat.

Sebagai penutup, Herri Mulyono, Ph.D. dan Sri Kusuma Ningsih, M.Pd. menindaklanjuti kegiatan pelatihan ini dengan mengadakan forum diskusi berbasis online. Forum tersebut bertujuan untuk memudahkan peserta kegiatan berdiskusi dengan mentor dan asisten mentor perihal pengaplikasian metode penilaian digital. Langkah ini mendapat apresiasi yang baik dari para peserta. Mereka merasa masih perlu menambah wawasan ilmu pengetahuan dan keterampilan dalam menggunakan berbagai platform untuk penilaian digital (digital assessment).

Tidak ada komentar