Gelar Parliamentary School di Unsyiah, Ini Petuah Politik Senator ... Gelar Parliamentary School di Unsyiah, Ini Petuah Politik Senator Fach...
Gelar Parliamentary School di Unsyiah, Ini Petuah Politik Senator Fachrul Razi
Kegiatan ini dihadiri 250 peserta dari Perwakilan DPM di Unsyiah dan beberapa kampus pada Sabtu, 6 Oktober 2018.
SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH -- Dewan Perwakilan Mahasiswa (DPM) FEB Unsyiah bekerja sama dengan Senator DPD RI asal Aceh H. Fachrul Razi, MIP melaksanakan kegiatan The Parliamentary School di Aula FEB Unsyiah.
Kegiatan ini dihadiri 250 peserta dari Perwakilan DPM di Unsyiah dan beberapa kampus pada Sabtu, 6 Oktober 2018.
Senator DPD RI asal Aceh, H. Fachrul Razi, MIP yang menjadi pembicara tunggal Parliamentary School menjelaskan wajah parlemen di Indonesia dan sistem keterwakilan politik di Indonesia serta sistem parlemen yang ada di dunia dan di Indonesia.
Parliamentary School ini di moderatori oleh Ammar Fuad, SE, MM Mantan Ketua BEM FE Unsyiah dan dibuka oleh Wakil Dekan Kemahasiswaan FEB Unsyiah, Dr. Murkhana.
Baca: Senator Fachrul Razi Turunkan Bantuan Banjir ke Pirak Timu Aceh Utara
Ketua DPM FEB Unsyiah, Reza Zulfianda mengatakan bahwa pelaksanaan Parliamentary School ini bertujuan meningkatkan kapasitas mahasiswa dari lembaga perwakilan dalam rangka memperkuat fungsi dan pengalaman, serta berbagi pengalaman dengan pemateri terhadap dunia parlemen di Indonesia selama ini.
Senator Fachrul Razi yang hadir dalam memberikan presentasi dan motivasi kepada peserta memberikan beberapa catatan inspirasi politik di Parli amentary School.
Senator muda yang juga mahasiswa doktor politik di Ilmu Politik UI memberikan inspirasi yang membakar semangat mahasiswa peserta parliamentary school.
âKita tidak akan merubah suatu sistem jika kita tidak masuk dalam sistem,â jelas Fachrul Razi.
Baca: Senator DPD RI Fachrul Razi: Jadilah Pemimpin yang bermanfaat dan Berbagi Ilmu
Fachrul Razi mengatakan bahwa sistem parlemen dan pemerintahan kita telah di rusak oleh perilaku korup dan kepentingan kelompok, solusi nya terletak pada keberanian kaum muda untuk merebut kekuasaan.
Fungsi parlemen itu bukan hanya budgeting, legislasi dan pengawasan namun juga fungsi representatif, deliberasi, rekruetmen dan sosialisasi.
Halaman selanjutnya 12
Tidak ada komentar