Bawaslu Kesulitan Tertibkan APK Pilpres 2019 yang Terpasang di Kaca Belakang Angkot - KoranMu
GRID_STYLE

Post/Page

Weather Location

{fbt_classic_header}

Bawaslu Kesulitan Tertibkan APK Pilpres 2019 yang Terpasang di Kaca Belakang Angkot

Ketua Bawaslu Depok, Dede Slamet Permana mengaku kesulitan dalam menertibkan Alat Peraga Kampanye (APK) Pemilu 2019 berbentuk stiker yang banyak terpasang di kaca belakang angkutan kota (Angkot).

Perlawanan yang diberikan sejumla…



Ketua Bawaslu Depok, Dede Slamet Permana mengaku kesulitan dalam menertibkan Alat Peraga Kampanye (APK) Pemilu 2019 berbentuk stiker yang banyak terpasang di kaca belakang angkutan kota (Angkot).

Perlawanan yang diberikan sejumlah sopir angkot saat Bawaslu Depok hendak mencopot stiker yang melanggar Peraturan Komisi Pemilihan Umum (PKPU) tentang Kampanye Pemilu membuat upaya penertiban terkendala.

"Terkadang ada sopir angkot yang melawan saat ditertibkan, kita kan juga enggak ingin adanya gesekan dengan sopir angkot. Makannya belum semua APK berbentuk stiker itu bisa dicopot, tapi kita enggak tinggal diam," kata Dede saat dihubungi wartawan di Sukmajaya, Kamis (29/11/2018).

Satu alasan yang paling sering digunakan sejumlah sopir angkot menolak pencopotan APK adalah pihak tim sukses sudah membayar kepada para pemilik angkot.

Perihal upah yang harus dikeluarkan pemasang, dan kepada siapa uang itu dibayar, Dede belum mengetahui secara pasti bagaimana sistem pembayaran.

"Alasan sopir angkot menolak pencopotan APK karena mereka sudah menerima uang bayaran. Tapi berapa besar uang dan kepada siapa disetor kita belum tahu," ujarnya.

Dede menuturkan sudah belasan kali menertibkan APK berbentuk stiker yang terpasang kaca belakang angkot, namun pemasangan APK yang dilakukan secara masif dan tak hanya di satu rute membuat penertiban belum maksimal.

Maraknya pelanggaran APK yang juga terjadi di Kabupaten dan Kota lain membuat Bawaslu mengadakan pertemuan tingkat Provinsi Jawa Barat dan DKI Jakarta.

"Pemasangan APK di kaca belakang angkot ini berlangsung masif, enggak hanya terjadi di Depok. Kota dan Kabupaten di Provinsi Jawa Barat juga mengalami. Karena itu kami mau membicarakan masalah di tingkat Provinsi Jawa Barat, termasuk dengan DKI Jakarta," tuturnya.

Sumber: http://jakarta.tribunnews.com/2018/11/29/pencopotan-stiker-apk-pemilu-2019-di-angkot-terkendala-perlawanan-sopir#gref.