Page Nav

HIDE

KoranMu.com

latest

Ads Place

PP Muhammadiyah Minta Pemerintah Tak Buat Pernyataan Gaduh ...

PP Muhammadiyah Minta Pemerintah Tak Buat Pernyataan Gaduh ... KOMPAS.com/Idon Tanjung Petugas bersiaga pada saat penggeledahan gelanggang m...

PP Muhammadiyah Minta Pemerintah Tak Buat Pernyataan Gaduh ...

Petugas bersiaga pada saat penggeledahan gelanggang mahasiswa di kampus Universitas Riau terkait dugaan penangkapan teroris, Sabtu (2/6/2018).KOMPAS.com/Idon Tanjung Petugas bersiaga pada saat penggeledahan gelanggang mahasiswa di kampus Universitas Riau terkait dugaan penangkapan teroris, Sabtu (2/6/2018).

JAKARTA, KOMPAS.com - Wakil Ketua Majelis Hukum dan HAM Pimpinan Pusat Muhammadiyah Maneger Nasution meminta pemerintah tidak mengeluarkan pernyataan terkait terorisme yang membuat masyarakat menjadi gaduh.

Hal itu disampaikan Maneger menanggapi adanya sejumlah masjid di DKI Jakarta yang terpapar radikal isme.

"Justru kami berharap tidak bikin gaduh, yang bikin gaduh ini siapa sekarang. Gaduh itu bukan dari kita loh, kita merespons saja. Pemerintah mengatakan terorisme puluhan ribu, mana, gaduh. Lalu kemudian khatib yang memiliki kualifikasi di luar ini di luar itu," kata Maneger saat ditemui di Kantor Pusat Dakwah Muhammadiyah, Jakarta, Kamis (7/6/2018).

Baca juga: BNPT Sebut Ada Masjid Terpapar Radikalisme Sejak 2012

Pemerintah, kata Maneger, seharusnya menjelaskan kepada publik bentuk penyebaran paham radikalisme yang terjadi di sejumlah Masjid DKI Jakarta.

"Pemerintah hindarilah problem, pemerintah bukan menimbulkan problem tapi menyelesaikan problem," ucap dia.

"Jangan kemudian, dibuat statement puluhan loh masjidnya, apalagi pengakuannya itu di masjid-masjid pemerintah, begitu loh. Kan aneh itu," sambung Maneger.

Baca juga: Sandiaga Enggan Sebut Masjid di Jakarta yang Dis usupi Radikalisme

Sejumlah masjid di Jakarta disebut menjadi tempat paham radikalisme diajarkan. Isu ini pertama kali diembuskan dari pertemuan di Istana Merdeka Senin (4/6/2018).

Ketika itu, Presiden Joko Widodo mengundang 42 tokoh praktisi sosial, budaya, pendidikan, dan agama untuk berdiskusi. Dalam diskusi itu, Jokowi diberi tahu tentang paham radikalisme di masjid.

Cendekiawan Muslim, Azyumardi Azra mengungkapkan, awalnya topik tersebut dicetuskan oleh salah satu tamu, Koordinator Nasional Jaringan Gusdurian, Alissa Wahid.

Kompas TV Polisi mengatakan 3 orang terduga teroris di kampus Universitas Riau.

Berita Terkait

Di Jakbar Polisi Antisipasi Lonjakan Harga hingga Sel Tidur Terorisme

Libur Lebaran, Operasi Berantas Terorisme Tak Ikut Libur

Soal Radikalisme dan Terorisme di Kampus, Pemerintah Akan Buat Regulasi Baru

Menko Puan Minta Kasus Terorisme seperti di Unri Tak Boleh Terulang

Polri Tekan Sel-sel Terorisme agar Tak Bergerak Jelang Lebaran

Terkini Lainnya

Polisi Akan Periksa Grace Natalie soal Kicauan Akun @hulk_idn

Polisi Akan Periksa Grace Natalie soal Kicauan Akun @hulk_idn

Megapolitan 08/06/2018, 21:05 WIB Syahri Mulyo Tersangka, PDI-P Tetap Beri Dukungan    di Pilkada

Syahri Mulyo Tersangka, PDI-P Tetap Beri Dukungan di Pilkada

Regional 08/06/2018, 21:03 WIB CCTV Akan Dipasang di 'Underpass' Mampang-Kuningan Akhir Bulan Ini

CCTV Akan Dipasang di "Underpass" Mampang-Kuningan Akhir Bulan Ini

Megapolitan 08/06/2018, 20:51 WIB Ini 3 Alasan Anak Nekat Minggat

Ini 3 Alasan Anak Nekat Minggat

Edukasi 08/06/2018, 20:49 WIB Hidayat Nur Wahid Sebut Spanduk Khilafah Kampanye Hitam Terhadap PKS

Hidayat Nur Wahid Sebut Spanduk Khilafah Kampanye Hitam Terhadap PKS

Nasional 08/06/2018, 20:49 WIB Mudik Lebaran, Penumpang Diimbau Tidak Bercanda soal Bom

Mudik Lebaran, Penumpang Diimbau Tidak Bercanda soal Bom

Regional 08/06/2018, 20:46 WIB Zulkifli Hasan: Presiden Sudah Kerja Keras Datangi Ulama, Terima Kasih

Zulkifli Hasan: Presiden Sudah Kerja Keras Datangi Ulama, Terima Kasih

Nasional 08/06/2018, 20:33 WIB Sandiaga: Pilkada Sudah April Lalu, 'Come On Let's Move On'...

Sandiaga: Pilkada Sudah April Lalu, &qu ot;Come On Let's Move On"...

Megapolitan 08/06/2018, 20:32 WIB Tersandung Kasus Narkoba Lagi, Wanita Ini Mengaku Terdesak Ekonomi Setelah Ditinggal Suami

Tersandung Kasus Narkoba Lagi, Wanita Ini Mengaku Terdesak Ekonomi Setelah Ditinggal Suami

Megapolitan 08/06/2018, 20:31 WIB Austria Tutup Tujuh Rumah Ibadah dan Usir Puluhan Pemuka Agama

Austria Tutup Tujuh Rumah Ibadah dan Usir Puluhan Pemuka Agama

Internasional 08/06/2018, 20:30 WIB Tiga Orang Tewas Usai Tenggak Miras Oplosan di Teman   ggung

Tiga Orang Tewas Usai Tenggak Miras Oplosan di Temanggung

Regional 08/06/2018, 20:26 WIB Trump dan Kim Bakal Sampai di Singapura pada Minggu

Trump dan Kim Bakal Sampai di Singapura pada Minggu

Internasional 08/06/2018, 20:23 WIB Hilang 7 Tahun, Surat Colombus Berusia 500 Tahun Akhirnya Kembali

Hilang 7 Tahun, Surat Colombus Berusia 500 Tahun Akhirnya Kembali

Internasional 08/06/2018, 20:22 WIB Bertemu Kemenkumham, Bawaslu Tetap Tolak PKPU Larangan Eks Koruptor 'Nyaleg'

Bertemu Kemenku mham, Bawaslu Tetap Tolak PKPU Larangan Eks Koruptor "Nyaleg"

Nasional 08/06/2018, 20:20 WIB THR Pegawai Pemkot Surabaya Cair Tanpa TPP

THR Pegawai Pemkot Surabaya Cair Tanpa TPP

Regional 08/06/2018, 20:14 WIB Load MoreSumber: Google News Indonesia | Koranmu Indonesia

Tidak ada komentar

Ads Place