Yusuf Mansur Ajak Muhammadiyah dan NU Gabung Paytren Yusuf Mansur Ajak Muhammadiyah dan NU Gabung Paytren ...
Yusuf Mansur Ajak Muhammadiyah dan NU Gabung Paytren Reporter:
Muhammad Hendartyo
Editor:Ali Akhmad Noor Hidayat
Selasa, 5 Juni 2018 13:42 WIB
Yusuf Mansur meluncurkan meluncurkan PayTren Online Reksadana (PayOR) di gedung Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Selasa, 5 Juni 2018. Tempo/Hendartyo Hanggi
TEMPO.CO, Jakarta - Pemilik PT PayTren Aset Manajemen (PAM), Yusuf Mansur, mengajak Muhammadiyah dan Nahdlatul Ulama bergabung dalam Paytren Payment Gateway.
"Saya mendorong banget Muhammadiyah merapat dan NU merapat, karena memang tidak bisa bikin e-money baru ini, insya Allah sulit," kata Yusuf Mansur saat peluncuran PayTren Online Reksa Dana (PayOR) di Bursa Efek Indonesia, Selasa, 5 Juni 2018.
Simak: Yusuf Mansur Targetkan Seluruh Pengguna Paytren Miliki Reksa Dana
Menurut Yusuf Mansur, saat ini, semua entity muslim hari ini kesulitan untuk membuat e-money yang baru. Sedangkan semua kerja sama e-money harus dilaporkan ke Bank Indonesia.
"Peluang ini kami jadikan keberkahan, supaya persatuan umat yang diidam-idamkan terjadi," ucap Yusuf Mansur.
Simak: Sebelum Dirikan PayTren, Yusuf Mansur Jualan Es
Yusuf Mansur menuturkan hal tersebut setelah meluncurkan PayTre n Online Reksa Dana (PayOR). PayOR adalah sistem untuk melaksanakan transaksi reksa dana syariah PAM.
Yusuf berujar, PayOR dapat memudahkan pembeli. Menurut Yusuf, melalui sistem online, setiap pengguna Paytren bisa menjadi agen reksa dana nantinya.
Simak: Kantongi Izin BI, Yusuf Mansur Launching PayTren
"Mudah-mudahan PayOR ini bisa disambut meriah oleh masyarakat dan bisa berperan lebih lagi di Tanah Air," kata Yusuf.
Yusuf Mansur juga mengajak 60 juta orang yang masuk dalam middle class Indo untuk mulai bersatu di Paytren Payment Gateway. Menurut Yusuf, kalau sudah bersatu di Paytren Payment Gateway, Yusuf akan melakukan edukasi, literasi agar masyarakat menabung saham dan reksa dana.
Baca: Mantap Beli Saham BRI Syariah, Paytren Siapkan Dana Rp 500 M
"Kalau sudah 60 juta orang, perputarannya Rp 120 triliun. Kalau dari Rp 120 triliun itu kami bisa 1 persennya saja, bisa berapa,& quot; ucap Yusuf Mansur.
Lihat Juga
Terkait
Yusuf Mansur Akan Berdakwah sambil Sebarkan Literasi Keuangan
14 jam lalu
Yusuf Mansur Targetk an Seluruh Pengguna Paytren Miliki Reksa Dana
16 jam lalu
Kejar Investor Recehan, Paytren Luncurkan Reksa Dana Online
16 jam lalu
Paytren Luncurkan Fitur Trading Online Reksa Dana
17 jam lalu
Driver Online Mendadak Jadi Jutawan Setelah Sediakan Teh Gratis
6 jam lalu
Arus Mudik, Truk dan Motor BBM Disiagakan di Sejumlah Titik
10 jam lalu
Asumsi Makro Rancangan APBN 2019 Diketok, Ini Rinciannya
11 jam lalu
Jaga Jalur Mudik 2018, Polisi Kerahkan 5.200 Personel
12 jam lalu
Berburu Baju Diskon di JakCloth Edisi Lebaran
10 jam lalu
Industri Kue Kering Rumahan Banjir Orderan Jelang Lebaran
1 hari lalu
Aksi Menteri Enggartiasto Saat Sidak Pasar di Bandung
4 hari lalu
Sri Mulyani Bahas Pendahuluan RAPBN 2019 di Rapat Paripurna DPR
5 hari lalu
Geliat Bank Wakaf Mikro Bangun Ekonomi Sekitar Pesantren
14 jam lalu
400 Brand Hadir di JakCloth, Beri Diskon Besar
17 jam lalu
Potensi Wanita Dalam Dunia Digital
1 hari lalu
Jadi Raja Bisnis Pengendali Hama Berkat Internet
1 hari laluLangkah Perry Warjiyo Stabilkan Rupiah Panen Pujian dari DPR
Pilot dan Karyawan Garuda Bantah Batalkan Rencana Mogok
Indef Sebut Dampak Setelah Bappebti Masukkan Crypto di Bursa
Driver Online Mendadak Jadi Jutawan Setelah Sediakan Teh Gratis
Kemenhub Prediksi Puncak Arus Mudik Terjadi pada 8-9 Juni 2018
Delik Khusus di RKUHP Masih Menyisakan Masalah
Penangkapan di Universitas Riau dan Radikalisme di Kampus
Jadi Ganjalan Opini WTP, Begini Nasib Lahan RS Sumber Waras
Kasus First Travel, Aset Disita hingga Hukuman 20 Tahun Penjara
Bank Mandiri Siapkan Gugatan Pidana ke SNP Finance
6 jam lalu
Driver Online Mendadak Jadi Jutawan Setelah Sediakan Teh Gratis
6 jam lalu
Asosiasi Pilot Garuda Berharap Task Force Penuhi Tuntutan Pekerja
7 jam lalu
Jusuf Kalla Minta Pemda Kreatif Anggarkan THR PNS 2018
7 jam lalu
Bulog Segera Distribusikan Beras Kemasan Mini ke Pasar
8 jam lalu
Langkah Perry Warjiyo Stabilkan Rupiah Panen Pujian dari DPR
9 jam lalu
Dishub Jawa Barat: 737 Bus Tak Layak Dikendarai untuk Mudik
9 jam lalu
Moeldoko Jamin Ribuan Pilot Garuda Batalkan Rencana Mogok Kerja
9 jam lalu
OJK Tutup BPR Mega Karsa Mandiri di Depok
9 jam lalu
Besok, Terminal Baru Bandara Ahmad Yani Mulai Dioperasikan
10 jam laluMudik Lebaran 2018, Jutaan Manusia Tinggalkan Megapolitan
Puncak arus mudik lebaran 2018 diprediksi terjadi pada 12 Juni. Pada saat itu, jutaan manusia telah dan akan meninggalkan kawasan megapolitan Jakarta.
Sumber: Google News Indonesia | Koranmu Indonesia
Tidak ada komentar