Ketum Muhammadiyah: Jangan Berlebihan Terpancing Pernyataan ... - KoranMu
GRID_STYLE

Post/Page

Weather Location

{fbt_classic_header}

Ketum Muhammadiyah: Jangan Berlebihan Terpancing Pernyataan ...

Ketum Muhammadiyah: Jangan Berlebihan Terpancing Pernyataan ...

Hidayatullah.comâ€" Di tengah situasi politik nasional yang mulai menghangat, sikap elit maupun pendukung masing-masing kandidat saling klaim dan serang secara p…

Ketum Muhammadiyah: Jangan Berlebihan Terpancing Pernyataan ...

Hidayatullah.comâ€" Di tengah situasi politik nasional yang mulai menghangat, sikap elit maupun pendukung masing-masing kandidat saling klaim dan serang secara politik, pro kontra politik menyeruak ke permukaan, Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Haedar Nashir, memprediksi kondisi panas ini akan terus berlangsung sampai bulan April 2019.

Haedar mengimbau kepada elite dan warga bangsa khususnya para pendukung kedua pasangan capres-cawapres pada Pilpres 2019, untuk tetap mengedepankan etika politik dan suasana kebangsaan yang damai, toleran, dewasa, dan menjunjung tinggi keutuhan bangsa.

Baca: Din Syamsuddin Disebut Cawapres Untuk ‘Pantas-pantasan’, Begini Tanggapan Aktivis Muda Muhammadiyah

“Politik lima tahunan jangan mengorbankan perjalanan bangsa yang panjang. Jadikan perbedaan politik sebagai sesuatu yang wajar dan n ormal,” ujarnya dalam keterangan tertulis kepada hidayatullah.com, Kamis (16/08/2018).

Khusus bagi warga Muhammadiyah, Haedar berpesan agar tetap cerdas dan dewasa sebagaimana sikap anggota Persyarikatan selama ini.

Baca: Aktivis Muhammadiyah Dukung Prabowo-Sandi, Bentuk Tim Pemenangan

“Jangan terpancing oleh situasi politik dan pernyataan-pernyataan elite politik secara berlebihan. Tunjukkan bahwa anggota, aktivis, dan elite Muhammadiyah itu bijak, dewasa, cerdas, dan memiliki keadaban luhur seperti karakter Muhammadiyah selama ini,” pesan Haedar.

Haedar menyampaikan, Muhammadiyah secara kelembagaan juga tetap terjaga kepribadian dan khittahnya sebagai organisasi dakwah kemasyarakatan, yang hadir untuk mencerdaskan, mencerahkan, dan memajukan perikehidupan umat dan bangsa.* Andi

Baca: “Muhammadiyah Ingin Lebih banyak Memberi, bukan Meminta” [1]

Sumber: Google News Indonesia | Koranmu Indonesia