Kenapa Dzikir dan Pikir Itu Penting, Ini Penjelasannya! MALANG â" Sekretaris Umum Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah, Abdul Muâti me...
MALANG â" Sekretaris Umum Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah, Abdul Muâti mengatakan, dzikir dan pikir merupakan kegiatan intelektual dan spiritual. Keduanya, menurut dia, dapat memperteguh aqidah umat Islam.
âDzikir tidak hanya sebatas aktivitas spiritual dan emosional saja, namun merupakan aktivitas intelektual yang mana manusia melakukan untuk mencari ketenangan hidup,â ujar Muâti dalam Kajian Ramadhan Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Jawa Timur di Dome Universitas Muhammadiyah Malang (UMM), Sabtu (11/06).
Al Quran, kata Muâti, dalam berbagai ayatnya menjelaskan bahwa dzikir dan pikir selalu berkaitan. Dzikir, terangnya, juga selalu dikaitkan dengan ilmu dan para ahli ilmu. Dan konsep berdzikir dalam Al Quran juga selalu berhubungan dengan cara berpikir manusi a.
âDalam Al Quran juga beberapa ayat dinyatakan di awal kalimat dengan kata, âApakah kamu tidak memikirkan,â dan âApakah kamu tidak berpikir,â tutur mantan Ketua Umum Pimpinan Pusat Pemuda Muhamamdiyah ini.. Sehingga, kata Muâti, umat Islam harus selalu menyelaraskan antara dzikir dan pikir.
Jika dzikir diselaraskan dengan pikir manusia, menurutya, akan membuat manusia semakin sadar bahwa seluruh manusia nantinya akan mati dan kembali pada Allah. Dalam acara Kajian Ramadhan yang diadakan selama dua hari tersebut, Muâti juga mengatakan bahwa dalam surat Al Hajj ayat 22, menjelaskan secara eksplisit yang menyatakan bahwa dzikir dan pikir itu laksana hati yang berakar.
âHarmoni dzikir dan pikir ini selalu juga bedampak pada hati, yang katanya, hati ini tidak berakar, tapi Al Quran menjelaskan hal tersebut secara jelas,â ujarnya. (muhammadiyah.or.id)
_______________________________________________________________
Sumber: TVMu
Tidak ada komentar