Page Nav

HIDE

Ads Place

Mahasiswa Muhammadiyah tak tinggal diam jika kampus dijadikan ...

Mahasiswa Muhammadiyah tak tinggal diam jika kampus dijadikan ... ...

Mahasiswa Muhammadiyah tak tinggal diam jika kampus dijadikan ...

Merdeka > Politik Mahasiswa Muhammadiyah tak tinggal diam jika kampus dijadikan tempat kampanye Jumat, 28 September 2018 00:42 Reporter : Raynaldo Ghiffari Lubabah sandiaga di pasar Sendiko. ©2018 Merdeka.com/danny

Merdeka.com - Calon Wakil Presiden nomor urut 02 Sandiaga Uno diterpa isu miring. Sandi dilaporkan ke Bawaslu karena diduga menyalahguna kan kampus untuk kepentingan kampanye. Hal ini menyusul kehadiran Sandiaga Uno dan Ketua MPR RI Zulkifli Hasan dalam seminar kebangsaan yang digelar Universitas Muhammadiyah Purwokerto beberapa waktu lalu.

BERITA TERKAIT
  • Din Syamsudin mundur dari jabatan utusan khusus Presiden untuk dialog antaragama
  • Raja Juli pertanyakan pilihan politik Dahnil Anzar gabung timses Prabowo
  • Pembangunan RS RI di Tepi Barat diharapkan mengobati trauma rakyat Palestina

Dalam seminar tersebut, Zulkifli Hasan kembali mempromosikan capres-cawapres Prabowo Subianto dan Sandiaga Salahuddin Uno. Namun, kampanye Zulkifli itu justru mendapat sorakan dari mahasiswa yang hadir.

Ketua Umum Dewan Pimpinan Daerah Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) DKI Jakarta, M. Huda Prayoga menyayangkan pihak kampus yang mengundang salah satu kandidat dalam masa kampanye pilpres 2019.

"Tentunya kami menyayangkan ya, ini kan masa kampanye pilpre s, seharusnya pihak kampus agak selektif lah dalam memilih narasumber, kan jelas larangan di PKPU-nya terkait institusi pendidikan dan dalam kaidah Perguruan Tinggi Muhamadiyah kan juga dilarang terlibat dalam politik praktis. Kampus Muhammdiyah harus menjaga independensi kata Huda di Jakarta, Rabu (26/9)

Huda menduga, diselenggarakannya acara tersebut di luar kampus hanya sebagai bentuk akal-akalan agar tidak terkesan kampanye di tempat pendidikan.

"Dugaan kami, itu (seminar di luar kampus) hanya akal-akalan pihak cawapres dan pimpinan kampus aja untuk menghindari larangan kampanye di tempat pendidikan, tapi publik kan bisa menilai. Kami berharap fenomena ini tidak terus berlanjut pada kampus-kampus Muhammadiyah yang lain," ujar Huda.

Huda menegaskan, pihaknya tidak akan tinggal diam melihat upaya-upaya politisasi institusi pendidikan Muhammadiyah dan pelanggaran kampanye.

"Tentunya kami tidak akan diam jika ada upaya-upaya memanfaatka n perguruan tinggi Muhammadiyah dan pelanggaran-pelanggaran kampanye lain, bisa nanti ke Bawaslu atau upaya yang lain," tandasnya.

Sebelumnya, Zulkifli mengatakan acara tersebut sengaja digelar di luar kampus karena dikhawatirkan akan timbul persoalan jika karena tudingan politisasi kampus. Jika digelar di luar kampus maka pembicara bebas menyinggung nama capres dan cawapres. Apalagi, salah satu pembicara di acara itu adalah Sandiaga Uno.

Senada dengan Zulkifli, Wakil Rektor I Bidang Akademik UMP, Anjar Nugroho, menegaskan acara adalah seminar kebangsaan dan kuliah umum, tidak ada motif politik. Sedangkan pertimbangan mengundang Sandiaga adakah karenanya kepakarannya. Sandi dianggap sebagai pengusaha dan juga seorang akademisi sekaligus. [ray]

Baca Juga:
Bawaslu pelajari aktivitas Sandiaga di kampusIcal tak masuk Timses Jokowi, koalisi Prabowo berminat dekati?Sandiaga: Harga ayam & telur merangkak naik menghantam langsung emak-emakDiduga kampanye di kampus, Sandiaga dilaporkan ke BawasluTimses Jokowi akui Ma'ruf Amin safari politik seperti Sandiaga
Topik berita Terkait:
  1. Muhammadiyah
  2. Sandiaga Uno
  3. P rabowo Sandiaga
  4. Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan
  5. Pilpres
  6. Jakarta
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini
  • Menko PMK gelar rakor upayakan pemenuhan hak pendidikan bagi anak berkebutuhan khusus

  • Menko PMK tegaskan komitmen Indonesia hilangkan TB di High Level Meeting Tuberculosis

  • Puan dampingi Jusuf Kalla dalam general debate sidang majelis umum PBB ke-73

Rekomendasi

Sumber: Google News Indonesia | Koranmu Indonesia

Tidak ada komentar

Ads Place