Page Nav

HIDE

KoranMu.com

latest

Ads Place

Jokowi: Jangan Sampai Kita Diadu oleh Kepentingan Politik

Jokowi: Jangan Sampai Kita Diadu oleh Kepentingan Politik Pilpres 2019 Jokowi: Jangan Sampai Kita Diadu oleh Kepentingan Politik...

Jokowi: Jangan Sampai Kita Diadu oleh Kepentingan Politik

Pilpres 2019

Jokowi: Jangan Sampai Kita Diadu oleh Kepentingan Politik

Hal tersebut disampaikan Jokowi saat menghadiri ilahturahmi Presiden dengan peserta Apresiasi Kebangsaan Siswa Indonesia (Aksi) di kawasan Sentul.

Jokowi: Jangan Sampai Kita Diadu oleh Kepentingan PolitikKompas.com/Fabian Januarius KuwadoPresiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Jusuf Kalla, Selasa (2/10/2018) pagi di Kantor Presiden Jakarta, saat memimpin rapat terbatas membahas penanganan dampak bencana di Sulawesi Tengah.

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - ‎Presiden Joko Widodo meminta kepada seluruh siswa-siswi dan para guru agar tetap men jaga persatuan, kesatuan, dan persaudaraan, meski berbeda dalam pilihan politik.

Hal tersebut disampaikan Jokowi saat menghadiri ilahturahmi Presiden dengan peserta Apresiasi Kebangsaan Siswa Indonesia (Aksi) di kawasan Sentul, Bogor, Rabu (10/10/2018).

Dalam sambutannya, Jokowi menyampaikan bahwa Indonesia merupakan negara besar yang memiliki suku, agama, budaya, dan bahasa daerah dari Sabang sampai Marauke berbeda-beda.

"Inilah negara kita Indonesia, kita harus sadar betul, jangan sampai kita diadu karena kepentingan luar, bisa kepentingan politik di dalam, berbahaya sekali," ujar Jokowi.

Baca: Sudah Ada yang Tahu Hari Ini Diperingati sebagai Hari Bubur Sedunia?

Menurut Jokowi, perbedaan pilihan politik merupakan ‎hal yang biasa dalam pesta demokrasi, seperti pemilihan kepala daerah ataupun pemilihan presiden yang berlangsung lima tahun sekali.

"Silahkan mau milih bupati A,B, silahkan, di Pilgub ABC silahk an, tapi jangan sampai antar teman enggak saling sapa karena pilihan gubernur atau pilpres, rugi. Masa setiap lima tahun kita mau berantem terus," ujar Jokowi.

Jokowi menegaskan, bahwa negara ini membutuhkan persatuan di seluruh lapisan masyarakat Indonesia‎ untuk meningkatkan daya saing dengan negara lain.

"Coba Asian Games bersatu, kita dapat 31 medali, biasanya dapat empat-lima, kemarin rangking 4, karena bersatu. Enggak ada yang mikir badminton agama apa, suku apa, provinsi mana, hanya untuk Indonesia, untuk merah putih," papar Jokowi.

Penulis: Seno Tri Sulistiyono Editor: Hasanudin Aco Ikuti kami di Video PilihanSumber: Politik

Tidak ada komentar

Ads Place