Page Nav

HIDE

KoranMu.com

latest

Ads Place

Pendidikan Pemilu Penting Dipahami Generasi Muda

Pendidikan Pemilu Penting Dipahami Generasi Muda Home/ Berita/ Pendidikan Pemilu Penting Dipahami Generasi Muda ...

Pendidikan Pemilu Penting Dipahami Generasi Muda

Home/ Berita/ Pendidikan Pemilu Penting Dipahami Generasi Muda Pendidikan Pemilu Penting Dipahami Generasi Muda

06 Oktober 2018 16:37

Berita Lain

Olah Akar Wangi Menjadi Barang Kerajinan, PCM Semin Peroleh Jutaan Rupiah

06 Oktober 2018

Sosok Watik Pratiknya Di Mata Haedar Nashir

06 Oktober 2018

PWM DIY Dorong Lapangan Pereko nomian Warga Muhammadiyah Melalui MJEE 2018

05 Oktober 2018

MUHAMMADIYAH.OR.ID, YOGYAKARTA â€"Menyambut pemilu 2019, Komunitas Independent Sadar Pemilu (KISP), bekerja sama dengan Magister Ilmu Pemerintahan Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) menyelenggarakan Training Kepemiluan jilid 4. Acara tersebut berlangsung pada (06/10) di Forriz Hotel.

Bertujuan untuk memberikan wawasan kepemiluan, khususnya mengenai sengketa pemilu. Acara menyasar para penggiat langsung dalam pemilu nanti. Edward Pahlevi selaku koordinator KISP mengunggkapkan, bahwa training ini bertujuan untuk menyadarkan kaum muda terhadap pentingnya pemilu.

“Komunitas ini awalnya hanya kumpulan anak muda yang memiliki kebiasaan main game, kemudian dengan kami berinisiatif untuk membentuk komunitas,” terangnya.

Semantara Dyah Mutiarin, Dekan Magister Ilmu Pemerintahan (MIP) UMY dalam sambutannya menga presiasi semangat yang dimiliki anak muda dalam membentuk komunitas ini.

“Dengan adanya komunitas seperti ini, pemuda memilki wadah yang mendorong mereka untuk aktif pemilu,” ujarnya.

Dyah mengharapkan dari komunitas seperti ini bisa memicu kesadaran pemuda dalam melihat isu-isu kepemiluan. Ia menambahkan “Adanya komunitas ini semoga bisa memberi pemahaman dalam memilih pemimpin yang baik dan bersih dari korupsi,” imbuhnya.

Hadir sebagai pemateri, Hendra J. Kede, Wakil Ketua Komisi Infromasi Republik Indonesia berpendapat, aktifitas kepemiluan bukan hanya soal sosialisai. Melainkan pendidikan kepemiluan menjadi hal yang harus diberikan kepada masyarakat.

Hendra menuturkan, sosialisasi pemilu relatif lebih mudah dilakukan, dari pada pendidkan pemilu.

Hendra menjelaskan bahwa ketika memberikan pendidkan pemilu membutuhkan tenaga dan waktu lebih banyak. Karena tujuan dari pendidikan pemilu adalah memberikan paradigma kepad a maysarakat untuk bisa melakukan aktifitas kepemiluan yang baik dan memahami tujuan pemilu dengan benar.

Dalam rangkaian acara ini juga diadakan launching buku yang membehas kepemiliuan di mata anak muda, yang berjudul Milenial Voters. (A̢۪n)

Sumber: Pimpinan Pusat Muhammadiyah

Tidak ada komentar

Ads Place