Politik sebagai Alat Pemajuan Kebudayaan Politik sebagai Alat Pemajuan Kebudayaan Politik adalah alat untuk mencapai peradaban yang lebih...
Politik sebagai Alat Pemajuan Kebudayaan
Politik adalah alat untuk mencapai peradaban yang lebih baik sehingga tidak perlu risau bila masalahbudaya kerap dikaitkan dengan politik.
WARTA KOTA, PALMERAH---Politik adalah alat untuk mencapai peradaban yang lebih baik sehingga tidak perlu risau bila masalah-masalah budaya kerap dikaitkan dengan politik.
Apa yang saat ini merupakan kekurangan atau kelemahan dalam menghadapi perubahan global akan bisa diubah menjadi lebih b aik lewat strategi kebudayaan.
Pokok pikiran itu muncul dalam acara Dialog Budaya Daerah, yang berlangsung di Medan, Sumatera Utara, Kamis (4/10/2018).
Acara itu digelar oleh Balai Pelestarian Nilai Budaya Aceh, Wilayah Kerja Aceh, dan Sumatera Utara.
Kebudayaan bukan alat mencapai kepentingan politik, sebaliknya politik lah alat untuk mencapai kepentingan kebudayaan.
"Misal, proses penyusunan undang-undang di DPR, pengisian jabatan di pemerintahan, itu semua adalah kegiatan politik yang tujuan akhirnya adalah untuk memajukan kebudayaan," kata Dirjen Kebudayaan, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, Dr Hilmar Farid, dalam keterangan tertulis, Sabtu (6/10/2018).
Sebelum dialog berlangsung, wakil-wakil dari 30 kota dan kabupaten yang hadir menyerahkan laporan Pokok Pikiran Kebudayaan Daerah (PPKD).
Dokumen tersebut akan menjadi acuan penyusunan strategi kebudayaan dalam Kongres Kebudayaan 2018.
Sebagaimana diketahui semenjak 2018 Kongges Kebudayaan Indonesia akan berlangsung setiap lima tahun sekali berdasarkan ketentuan pada Undang Undang No 5 tahun 2017 tentang Pemajuan Kebudayaan yang disahkan pada 27 April 2017.
Dalam kesempatan ini, Hilmar mengingatkan bahwa strategi kebudayaan pada akhir akan menghasilkan rencana induk pemajuan kebudayaan.
Halaman selanjutnya 12
Tidak ada komentar