Page Nav

HIDE

KoranMu.com

latest

Ads Place

Sosok Watik Pratiknya Sang Inspirator Besar

Sosok Watik Pratiknya Sang Inspirator Besar Home/ Berita/ Sosok Watik Pratiknya Sang Inspirator Besar Soso...

Sosok Watik Pratiknya Sang Inspirator Besar

Home/ Berita/ Sosok Watik Pratiknya Sang Inspirator Besar Sosok Watik Pratiknya Sang Inspirator Besar

06 Oktober 2018 17:01

Berita Lain

PWM DIY Dorong Lapangan Perekonomian Warga Muhammadiyah Melalui MJEE 2018

05 Oktober 2018

Olah Akar Wangi Menjadi Barang Kerajinan, PCM Semin Peroleh Jutaan Rupiah

06 Oktober 2018

UM Purwokerto Gratiskan Biaya Kuliah Bagi Mahasiswa Korban Gempa dan Tsunami Palu

05 Oktober 2018

MUHAMMADIYAH.OR.ID, YOGYAKARTA- Suara Muhammadiyah pada Sabtu (6/10) menggelar peluncuran sekaligus diskusi Buku Bintang dari Argasoka: Biografi Ahmad Watik Pratiknya(2018) yang ditulis oleh Agung Prihantoro dan Ihab Habudin.

Ahmad Watik Pratiknya atau biasa disapa dengan Watik adalah seorang dokter serta akademisi yang juga ahli anatomi. Watik lahir pada 8 Februari 1948 ini juga seorang penceramah yang handal. Selain aktif di Muhammadiyah, Watik pernah tercatat sebagai anggota Majelis Tabligh PP Muhammadiyah periode 1985-1990. Di Muktamar Muhammadiyah ke 42 Yogyakarta, dia terpilih menjadi anggota 13 PP Muhammadiyah dan dipercaya sebagai Koordinator Bidang Pendidikan, dan Sekretaris Presiden B.J. Habibie. Watik juga aktif di Habibie Centre mulai 1999 dengan jabatan terakhir sebagai direktur eksekutif.

Ketua PP Muhammadiyah, Yunahar Ilyas menga takan, Watik merupakan inspirator yang sangat besar, dengan sikapnya yang tenang dalam menghadapi masalah dan selalu menemukan jalan keluar yang terbaik.

“Pak Watik adalah sosok yang dikenang baik oleh keluarga dan kerabatnya, semasa hidupnya, Pak Watik suka menolong sesama yang sedang membutuhkan bantuan,” ucap Yunahar.

Sementara Mansyur Romi selaku kerabat dekat Watik mengutarakan, pertemuan Pak Watik dan Bu Nur adalah pertemuan aktifis.

“Perkenalan kami sejak bersama di fakultas kedokteran, almarhum merupakan sosok yang berfikir secara sistematik,” tutur Mansyur.

Sementara, Nurohmah, istri almarhum Watik mengucapkan terima kasih kepada penyelenggara, tamu, dan penulis.

“Kami berterima kasih kepada penulis, dengan susah payah dan penuh perjuangan sehingga menghasilkan buku yang luar biasa. Semoga buku ini dapat menjadi inspirasi bagi pembacanya,” tutur Nur. (almardw)

Sumber: Pimpinan Pusat Muhammadiyah

Tidak ada komentar

Ads Place