Tolak Reuni Aksi 212, Ketum Muhammadiyah: Kami Lebih Produktif Depan >> Berita >> Nasional >> DIG...
PP Muhammadiyah Desak Polisi Bentuk TPGF Kasus Novel
Keluarga Besar Muhammadiyah Terima Bantuan Ambulans
Jelang Pengkaderan Se-Sumatera dan Jawa, IMM Sambangi Riau Pos
Grace Minta Saran PP Muhammadiyah
Kawasan Borobudur Batal Jadi Lokasi Aksi Solidaritas, Ini Gantinya
Ternyata, Ini Penyebab Genosida terhadap Rohingya Terus Terjadi
Ketua PP Muhammadiyah: Jangan Ada Politisasi Konflik dari Kasus Rohingya
Dua Ormas Besar Ini Terima Kiriman Sapi dari PPP
Masuk dalam Tawaran Proposal Saracen, Ini Tanggapan Muhammadiyah
JAKARTA (RIAUPOS.CO) - Pada 2 Desember 2016 lalu, aksi besar-besaran dilakukan kaum muslim. Pekan depan, tepat setahun sudah sejak aksi tersebut digelar.
Karena itu, sejumlah elemen masyarakat seperti ormas Islam bakal menggelar kegiatan reuni alumnis 212 di Monumen Nasional (Monas) pada Sabtu (2/12/2017) mendatang. Namun, kegiatan itu tak bakal diikuti Ormas Muhammadiyah.
Adapun hal itu langsung dikonfirmasi oleh Ketua Umum PP Muhammadiyah, Haedar Nashir. Menurutnya, aksi 212 merupakan sebuah permasalahan umat Islam ke tika mantan Gubenur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) melakukan penistaan terhadap agama.
"Muhammadiyah tidak akan melakukan kegiatan-kegiatan seperti itu (demo), kami lebih baik produktif," ujarnya kepada wartawan di Aula PP Muhammadiyah, Jakarta Pusat, Jumat (24/11/2017).
Haedar menerangkan, kegiatan itu tidak termasuk dalam konteks dan kebiasaan jamaah Muhammadiyah. Dia menyebut, lebih baik umat Islam melakukan hal-hal lebih produktif, seperti merayakan hari Kemerdekaan Indonesia.
"Kami (Muhammadiyah) tidak akan bereuni, saya tegaskan kami tidak akan dukung apalagi demo. Lebih baik kami reuni 17/8/1945 saja," tuturnya.
Acara reuni itu nantinya dimulai dengan salat Subuh berjamaah di Monas dan diperkirakan selesai pukul 11.00 WIB. Polda Metro Jaya (PMJ) pun berencana melakukan persiapan pengamanan terkait reuni akbar 212 dengan mengerahkan 85 ribu personel gabungan.
Selain itu, PMJ juga meminta setiap Polres di seluruh Indonesia mela kukan antisipasi pergerakan massa agar tidak datang ke Jakarta. (mam/ce1)
Sumber: JPG
Editor: Boy Riza Utama Dapatkan WIDGET update berita GRATIS untuk website/blog anda
Reuni Alumni 212, Gubernur Anies: Saya Tidak Mengurus Itu Selasa, 28 November 2017 - 00:54 wib
Di Survei Ini, Jokowi Kalah Unggul dari Prabowo Selasa, 28 November 2017 - 00:38 wib
Orang Demokrat Sebut Ada Tapi AHY Membantah Selasa, 28 November 2017 - 00:29 wib
Alexis Ubah Nama Jadi 4Play? Anies: Kita Serbu, Tutup Paksa Selasa, 28 November 2017 - 00:13 wib
Paket Halo Kick Berikan Reward dan Benefit Lebih Banyak Selasa, 28 November 2017 - 00:03 wib
Perebutan Kursi Ketum Golkar, Meutia Hafid: Pak Jokowi Mau Enggak? Selasa, 27 November 2017 - 21:00 wib
Lima Wilayah Ini Dapat Pengamanan Ketat di Pilkada 2018 Selasa, 27 November 2017 - 20:45 wib
Keras! Ini Komentar PKB soal Defisit Keuangan BPJS Kesehatan Selasa, 27 November 2017 - 20:20 wib
Praperadilan Setnov, Abraham Samad Ajak Masyarakat Ikut Mengawal Selasa, 27 November 2017 - 20:10 wib
Soal Pergantian Jenderal Gatot, Ini 2 Pertimbangan yang Harus Dicermati Selasa, 27 November 2017 - 20:00 wib Cari Berita Nasional Terbaru
Selasa, 28 November 2017 - 00:54 WIB
Selasa, 28 November 2017 - 00:13 WIB
Senin, 27 November 2017 - 20:45 WIB
Senin, 27 November 2017 - 20:00 WIB
Senin, 27 November 2017 - 19:10 WIB
Dibaca 733 kali
Dibaca 188 kali
Dibaca 185 kali
Dibaca 168 kali
Dibaca 168 kali
© 2015 PT RIPOS MULTIMEDIA KORPORASINDO | Redaksional | Disclaimer & Copyright | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Hubungi Kami | Info Iklan
Tidak ada komentar