Page Nav

HIDE

KoranMu.com

latest

Ads Place

SMK Muhammadiyah Kedungwuni Gelar Gladi Bersih UNBK

SMK Muhammadiyah Kedungwuni Gelar Gladi Bersih UNBK GLADI BERSIH â€" Siswa SMK Muhammadiyah Kedungwuni tengah melaksanakan gladi bersih...

SMK Muhammadiyah Kedungwuni Gelar Gladi Bersih UNBK

SMK Muhammadiyah Kedungwuni

GLADI BERSIH â€" Siswa SMK Muhammadiyah Kedungwuni tengah melaksanakan gladi bersih UNBK, Selasa (6/3).
FAKHRUN NISA / RADAR PEKALONGAN

KEDUNGWUNI â€" SMK Muhammadiyah Kedungwuni menggelar gladi bersih persiapan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) 2018. Kegiatan dilaksanakan pada Senin hingga Rabu (5-7/3). Sebanyak 64 siswa kelas XII dari jurusan Teknik Kendaraan Ringan (TKR), Teknik Sepeda Motor (TSM), dan Akuntansi, dibagi menjadi dua sesi.

Ketua Panitia Persiapan UN/US, Awalia Farah Diba menuturkan, tidak ada kendala dalam gladi bersih kali ini. Semua telah dipersiapkan untuk pelaksanakan UNBK, termasuk kesiapan siswa dan sarana pendukung.

“Alhamdulillah berjalan dengan lancar. Anak-anak antusia s. Karena ini adalah tahapan terakhir dalam persiapan UNBK, kami harapkan anak-anak tidak menyepelekan gladi bersih meskipun ini bukan ujian yang sesungguhnya,” ujarnya kepada Radar, Selasa (6/3).

Farah, sapaan akrabnya, mengungkapkan tahun ini menjadi kali pertama jurusan akuntansi dan TSM mengikuti UNBK. Secara umum, tidak ada persiapan khusus yang dilakukan dalam menghadapi UNBK. Namun, untuk Ujian Praktik Kompetensi (UPK), pihak sekolah telah menyiapkan semua peralatan dan telah diverifikasi oleh pengawas serta mendapatkan predikat sangat layak.

Sementara itu, Ujian Sekolah Berstandar Nasional (USBN) akan digelar dengan dua metode, yakni berbasis komputer dan kertas. Untuk soal pilihan ganda siswa akan memakai komputer, sedangkan untuk soal esai siswa akan menggunakan kertas. Tidak hanya UNBK, UPK, dan USBN, siswa SMK Muhammadiyah juga akan menghadapi ujian khusus kemuhammadiyahan.

“Karena kami sekolah Muhammadiyah, kami juga menggelar ujian untuk mapel khusus, diantaranya aqidah, ibadah, akhlak, kemuhammadiyahan, Alquran, tarikh, dan bahasa Arab, selama satu minggu,” jelasnya. (mg6)

Penulis: Fakhrun Nisa | Radar Pekalongan
Redaktur: Dalal Muslimin

Dilihat: 37Sumber: Google News Indonesia | Koranmu Indonesia

Tidak ada komentar

Ads Place