Page Nav

HIDE

KoranMu.com

latest

Ads Place

Din: Jika Meiliana Jelekkan Islam Ketika Protes Suara Azan, Itu ...

Din: Jika Meiliana Jelekkan Islam Ketika Protes Suara Azan, Itu ... KIBLAT.NET, Jakata â€" Utusan Khusus Presiden untuk Dialog dan Kerj...

Din: Jika Meiliana Jelekkan Islam Ketika Protes Suara Azan, Itu ...

KIBLAT.NET, Jakata â€" Utusan Khusus Presiden untuk Dialog dan Kerjasama Antaragama dan Peradaban, Sirajuddin Syamsuddin turut angkat suara terkait penodaan agama yang dilakukan Meiliana. Meurutnya, dalam kasus tersebut harus jelas apa yang sebenarnya dipersoalkan.

Din mengatakan, jika protes terhadap suara azan yang keras dan mengganggu orang lain di lingkungan tersebut disampaikan dengan cara yang baik, maka tidak bisa disebut penistaan agama.

“Tapi kalo memprotes dengan menolak, menghina, mencaci maki, menjelek-jelekkan ajaran agama apalagi agama orang lain, itulah yang namanya penistaan agama,” kata Din di kawasan proklamasi, Jakarta pada Rabu (29/08/2018).

Ketua dewan pertimbangan MUI itu mengatakan telah menerima informasi kronologis dari kasus Meiliana. Dia menuturkan, Meiliana yang berkeberatan dengan azan mengatakan bahwa azan terlalu keras dan mengganggu , hal ini disampaikan Meiliana secara vulgar dengan emosional dan menjelek-jelekkan ajaran Islam yang lain.

“Itu informasi yang saya terima. Saya tidak tahu pasti, jika itu memang yang terjadi, maka benar itu penistaan agama,” ujarnya.

Mantan Ketua Umum PP Muhammadiyah tersebut kemudian meminta masyarakat untuk mengambil hikmah dari kasus Meiliana tenteng bagaimana hidup dalam masyarakat majemuk. Dia juga mengimbau jika azan umat Islam dirasa mengganggu tetangga non-muslim, maka umat muslim diminta untuk tidak terlalu keras dalam mengumandangkan adzan dan tidak terlalu panjang disuarakan.

“Kepada pemeluk agama lain juga agar bisa bertoleransi. Jika ada yang terdengar dari agama lain, cobalah untuk bersimpati, toh azan itu gak lama. Kalo ada lonceng gereja misalnya, jangan merasa terganggu. Sikapilah bahwa itu adalah ajaran agama saudara kita dari umat kristiani, cobalah berempati, toh juga sebentar,” imbau Din.

BACA JUGA MUI: Vonis Untuk Meiliana Su dah Tepat

“Jadi saling bertenggang rasa dan saling merhargai, jangan mengkritik secara vulgar sampai akhirnya nyerempet pada ajaran agama yang lain,” pungkasnya.

Reporter: Qoid
Editor: M. Rudy

Sumber: Google News Islam Network: Koranmu Indonesia

Tidak ada komentar

Ads Place