Page Nav

HIDE

KoranMu.com

latest

Ads Place

Entaskan Buta Huruf Alquran, PWI Tuba Gelar Privat Mengaji Bagi Anggota

Entaskan Buta Huruf Alquran, PWI Tuba Gelar Privat Mengaji Bagi Anggota Entaskan Buta Huruf Alquran, PWI Tuba Gelar Privat Mengaji Bagi Angg...

Entaskan Buta Huruf Alquran, PWI Tuba Gelar Privat Mengaji Bagi Anggota

Entaskan Buta Huruf Alquran, PWI Tuba Gelar Privat Mengaji Bagi Anggota

Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Tulangbawang menggelar privat mengaji bagi pengurus dan anggota.

Entaskan Buta Huruf Alquran, PWI Tuba Gelar Privat Mengaji Bagi AnggotaTribunlampung/EndraPWI Tuba Gelar Privat Mengaji Bagi Anggota

Laporan Reporter Tribun Lampung Endra Zulkarnain

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, TULANGBAWANG - Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Tulangbawang menggelar privat mengaji bagi pengurus dan anggota, Senin (13/08).

Tak tanggung-tanggung, kegiatan yang berlangsung di Sekretariat PWI Tuba di jalan lin tas timur (Jalintim) Menggala itu mendatangkan Ustadz Saiful Haq, dari Bandung, Jawa Barat.

Baca: IDI Lampung Sumbang Rp 25 Juta untuk Korban Gempa Lombok

Ketua PWI Tuba Abdul Rohman menutukan, privat mengaji yang dilaksanakan perdana oleh pengurus PWI Tuba itu dimaksudkan untuk memberikan pemahaman cara mengaji secara baik dan benar.

Baca: Ketua Bawaslu Khoir: Saya Sedih Kapolda Diganti, Beliau Sosok yang Humble

Selain menjadi program kerjanya, Rahman mengatakan, privat mengaji itu diharapkan mampu memberikan pemahaman dan meningkatkan kefasehan anggota dalam membaca Al- quran.

Menurutnya, pivat mengaji juga menjadi bagian pembenahan internal tubuh PWI Tulangbawang.

Baca: Oknum Guru Tampar Murid Taman Kanak-Kanak, Videonya Viral. Ternyata Ini Fakta Sebenarnya!

"Kita ingin membentuk karakter ahlak seluruh pengurus, karena dengan bekal ilmu agama itulah manusia dapat selamat dunia dan akhirat," kata Rahman.

Sementara, Ustad Saiful Haq menuturkan, dirinya menggunakan motede Alfath saat memberi pelajaran untuk mengenal dan membaca secara faseh Al Quran.

Dengan motede itu, dia meyakini siapa pun yang ikut privat mengaji bisa mengenali satu persatu huruf Hijaiyah secara acak.

Untuk mempercepat proses pembelajaran, dia pun membagi beberapa kelompok peserta sesuai dengan tingkat kemampuan.

"Dengan metode ini Insha Allah tiga sampai lima hari orang sudah bisa mengaji," papar Ustadz Saiful Haq. (endra)

Penulis: Endra Zulkarnain Editor: Reny Fitriani Ikuti kami di Kisah Kesaksian Jumaidi, Satu-satunya Penumpang Selamat Pesawat Jatuh di Papua Sumber: Google News Network: Koranmu Indonesia

Tidak ada komentar

Ads Place