Page Nav

HIDE

KoranMu.com

latest

Ads Place

Perjalanan Mehreen Faruqi, perempuan Muslim pertama Australia ke kursi senat

Perjalanan Mehreen Faruqi, perempuan Muslim pertama Australia ke kursi senat Perjalanan Mehreen Faruqi, perempuan Muslim pertama A...

Perjalanan Mehreen Faruqi, perempuan Muslim pertama Australia ke kursi senat

BBC Perjalanan Mehreen Faruqi, perempuan Muslim pertama Australia ke kursi senat

Mehreen Faruqi bergabung ke senat Australia sebagai anggota Muslim perempuan pertama sementara terjadi perdebatan sengit terkait dengan rasisme.

Mehreen Faruqi bergabung ke senat Australia sebagai anggota Muslim perempuan pertama, pada saat di mana negara tersebut menghadapi perdebatan sengit terkait rasisme.

Faruqi yang dilahirkan di Pakistan mengatakan kepada BBC bahwa masa depan Australia akan menjadi "lebih kuat karena keberagaman kami".

Dia meninggalkan Pakistan dan memutuskan menetap di Australia pada tahun 1992 bersama keluarga mudanya.

Sebelum terjun ke politik, dia memiliki karier cemerlang sebagai akademisi dan memiliki gelar doktor di bidang lingkungan.

  • Acara pesohor anti-Islam di Australia berbuntut bentrokan
  • Politikus 'anti Islam' Australia kenakan burka di sidang senat
  • Senator anti-Islam Australia Pauline Hanson dikecam

Pemilihan dirinya sebagai anggota parlemen pada 2013 menjadikannya perempuan Muslim pertama yang mencapai jabatan politik di Australia.

Dia mengatakan kepada BBC bahwa dirinya akan menggunakan perannya sebagai senator untuk memperjuangkan "masa depan positif bagi Australia di mana kami menjadi lebih kuat karena keberagaman kami".

https://twitter.com/MehreenFaruqi/status/1029610301614780417

Pada pidato perpisahannya kepada para anggota parlemen New South Wales hari Selasa (14/08), dia membicarakan tentang terus berlangsungnya "trolling beracun, rasis dan seksis" saat dirinya menjadi anggota pa rlemen "bukan karena apa yang saya lakukan tetapi karena siapa diri saya, tempat asal saya dan warna kulit saya".

Dalam tulisannya di Junkee dia mengatakan politisi "semakin sering menggunakan umpan rasisme untuk mendapatkan suara".

"Saya bisa berdiri di Pantai Bondi, menghidangkan sosis sanger bertopi Akubra, dibalut bendera Australia dengan tato southern cross dan bagi sebagian orang, saya tetap bukan orang Australia," tulisnya di artikel Junkee.

  • Partai politik Islam pertama di Australia mengincar kursi senat
  • Bentrokan pecah dalam protes anti-Islam dan antirasisme di Australia
  • Australia menangkap dua orang di pusat Islam

Faruqi mengatakan dirinya gembira akan membawa "keberagaman yang sangat diperlukan" ke Canberra, dan berharap kehadirannya akan mendorong warga Australia bukan kulit putih.

"Kenyataannya adalah parlemen federal kami tidak s eperti apa yang terlihat di jalan-jalan Australia. Dengan perlahan tetapi pasti, berbagai hal sedang berubah," katanya.

Sumber: BBC Indonesia
BBC Ikuti kami di Kerajaan Ubur-ubur Viral, Ma'ruf Amin Akan Kirim Tim untuk Selidiki Dugaan Aliran Sesat Sumber: Google News Muslim Network: Koranmu Indonesia

Tidak ada komentar

Ads Place