Page Nav

HIDE

KoranMu.com

latest

Ads Place

Madrasah Pertama dalam Islam

Madrasah Pertama dalam Islam Home > Situs Yang Tersembunyi di Tanah Suci (2) Madrasah Pertama dalam Islam Sel...

Madrasah Pertama dalam Islam

Home > Situs Yang Tersembunyi di Tanah Suci (2) Madrasah Pertama dalam Islam Selasa , 04 September 2018, 06:06 WIB
Republika/Fitriyan Zamzami Jamaah sedang melakukan Sa'i di jalur Sa'i di kaki Bukit Safa, Masjidil Haram. Di lokasi tersebut dahulu berdiri Darul Arqam yang digunakan berkumpul pemeluk awal Islam menghindari persekusi di Makkah.

IHRAM.CO.ID, Seturut pengembangan dan perluasan Masjdil Haram, banyak lokasi-lokasi bersejarah yang tergerus dan sukar diketahui. Berdasarkan kisah dari jamaah-jamaah haji terdahulu, wartawan Republika.co.id, Fitriyan Zamzami mencoba menelusuri beberapa di antaranya. Berikut tulisannya.


Jamaah sudah mafhum, Sa̢۪i adala h salah satu ritual paling berat dari rangkaian haji dan umrah. Sekira 3,5 kilometer harus ditempuh jamaah selama tujuh kali bolak-balik di antara Bukit Safa dan Bukit Marwa.

Dahulu, jalur Sa̢۪i adalah ruang terbuka dengan panas yang menyengat dari atas dan batu-batu berpasir di bawah kaki jamaah. Kini, lantai dan dinding marmernya tak begitu berbeda dinginnya dari balok-balok es.

Jamaah biasanya melintas dengan lekas, mengabaikan sekitar karena ingin lekas beranjak dari jalur Sa̢۪i. Sepanjang menjalani itu, kebanyakan abai terhadap salah satu titik bersejarah di jalur tersebut.

Alkisah, pada masa-masa awal kerasulan Muhammad SAW, ajaran-ajaran Islam belum dikampanyekan secara terang-terangan. Terlebih, prinsip-prinsip dasar Islam saat itu dianggap mengancam konsep-konsep jahiliyah yang dipraktikkan warga Makkah saat itu.

Pada tahun kelima kenabian, tekanan dari kafir Quraysh kian kuat. Persekusi, bahkan ancaman pembunuhan menghantui komunitas Muslim yang b elum begitu banyak jumlahnya. Juga kebanyakan dari kaum marjinal zaman itu seperti budak, kaum perempuan, dan pemuda-pemuda idealis.

photo
Penampakan bagian timur jalur Sa'i di kaki Bukit Safa, Masjidil Haram. Area perluasan Masjidil Haram itu disebut merupakan lokasi berdirinya Darul Arqam.

Sehubungan tekanan itu, seperti diriwayatkan sejarahwan abad ke-8 Ibn Sa’ad dalam Kitab Tabaqat Alqubra, para pemeluk Islam kemudian belajar secara sembunyi-sembunyi. Mereka memilih rumah Al-Arqam bin Abil Arqam untuk menggelar “pengajian-pengajian” dan mendengarkan Nabi Muhammad SAW menyampaikan ajaran Islam.

Kediaman Al-Arqam dipilih karena ia terletak di gang-gang sempit di antara permukiman-permukiman lain di Makkah. Dengan begitu, para pemeluk Islam bisa keluar masuk rumah tersebut tanpa t erlalu mencuri perhatian warga Makkah lainnya.

Di rumah itulah Hamzah bin Abdul Mutallib, sang paman Rasulullah menyatakan dirinya masuk Islam. Rumah itu juga yang dituju Umar bin Khattab saat hendak membunuh Rasulullah. Meski di tengah jalan Umar tergerak hatinya oleh bacaan Surat Taha yang tertulis dalam potongan lembaran Alquran milik adik perempuannya dan akhirnya masuk Islam di rumah Al-Arqam.

Rumah yang awalnya dibangun oleh seorang pria bernama Al-Khayzran itu sempat dibangun ulang oleh Khalifah Abbasiyah, Mansur ibn Muhammad pada abad ke-8. Sementara pada akhir abad ke-16, Sultan Uthmaniyah, Murad III, mengubahnya jadi masjid.

Pada 1920-an, Kerajaan Bani Saud mengubah lagi masjid itu menjadi bangunan madrasah dengan nama Darul Hadits. Di bawah Raja Abdullah bin Abdulaziz, madrasah itu dihancurkan seturut perluasan Masjidil Haram pada 1955.

photo
Jamaah berfoto dengan petugas di Gerbang Al-Arqam. Kebanyakan bangunan Masjidil Haram saat ini sudah ditinggikan di atas level mulanya pada masa Rasulullah SAW.

Lantas, di mana lokasi berdirinya kediaman tersebut saat ini? Ibn Sa̢۪ad dalam kitabnya memberi petunjuk, rumah Al-Arqam terletak di bagian timur tak jauh dari kaki Bukit Safa. Bisa ditarik garis lurus dari pintu Kakbah ke rumah tersebut.

Saat ini, lokasi tersebut kira-kira di dinding bagian timur jalur Sa̢۪i beberapa meter sebelum jalur hijau tempat jamaah pria disyaratkan berlari-lari kecil. Pada level dasar jalur Sa̢۪i, dahulu ada dinding yang bisa dijadikan perkiraan lokasi tersebut. Saat ini, dinding tersebut dihancurkan untuk perluasan jalur Sa̢۪i. Ke arah timur ia menuju gerbang yang langsung menuju tangga keluar dari Masjidil Haram.

Satu-satunya indikasi bahwa di lokasi itu pernah berdiri madrasah pertama umat Islam adalah na ma gerbang yang terletak pada level atas jalur Sa’i, “Babul Arqam”. Ia bukan gerbang utama Masjidil Haram, namun saat saya kunjungi pada Ahad (2/9), lima petugas berjaga di depannya.

Berita Terkait
  • Jamaah Haji Kloter Pertama Sleman Tiba di Tanah Air
  • Rumahmu, Wahai Ummul Mukminin
  • Kedatangan Jamaah Haji Kloter 5 Sumsel Tertunda

Salah satunya kemudian memberikan jawaban khas petugas-petugas yang ditempatkan Kerajaan Saudi pada lokasi yang diangap bersejarah lainnya di Masjidil Haram. “Nama gerbang ini hanya kebetulan saja. Dia tak punya arti apa-apa”.

Redaktu r : Andi Nur Aminah
BERITA TERKAIT
  • Jamaah Haji Kloter Pertama Sleman Tiba di Tanah Air
  • Rumahmu, Wahai Ummul Mukminin
  • Kedatangan Jamaah Haji Kloter 5 Sumsel Tertunda
  • Debarkasi Padang Mulai Pulangkan Jamaah Haji Bengkulu
  • Empat Haji Debarkasi Surakarta Tertunda Kepulangannya

BERITA LAINNYA
  • Seorang Jamaah Haji Purwakarta Belum Kembali karena Sakit
  • Madrasah Pertama dalam Islam
  • Mencari Jejak Pilar Buraq
  • Haji dan Politik Kekuasaan: Bruce Lee , Bruce Lee...!
  • Kemenag Pertimbangkan Penginapan Pengganti Mina Jadid

'); }) window.fbAsyncInit = function() { FB.Event.subscribe('comment.create', function (response) { $.ajax({ url: "https://www.republika.co.id/ajax/set_commenter/peh3wl384", type: 'POST' }); console .log('create', response); }); FB.Event.subscribe('comment.remove', function (response) { $.ajax({ url: "https://www.republika.co.id/ajax/set_commenter/peh3wl384/remove", type: 'POST' }); console.log('remove', response); }); }; Pesan Cinta dari Palestina Kamis , 30 Agustus 2018, 05:04 WIB Cerita Insinyur Mesir Jadi Buruh Kasar demi Berhaji Rabu , 29 Agustus 2018, 1 1:17 WIB Asuransi Jamaah Wafat Mulai Diklaim Rabu , 29 Agustus 2018, 09:24 WIB Saudi Uji Coba Aplikasi Waktu Tawaf Rabu , 29 Agustus 2018, 15:32 WIB Puluhan TPHD Ajukan Tanazul Rabu , 29 Agustus 2018, 07:15 WIB

Hot Topic

  • 01insinyur mesir
  • 02pekerja kasar
  • 03bandara jeddah
  • 04haji 2018
  • 05haji
  • 06wafat
  • 07jamaah haji wafat
  • 08asuransi haji
  • 09aplikasi tawaf
  • 10tawaf ifadah
Sumber: Google News Islam Network: Koranmu Indonesia

Tidak ada komentar

Ads Place