Page Nav

HIDE

KoranMu.com

latest

Ads Place

Ormas Malaysia, Belajar Kaum Muda Muhammadiyah di UMM

Ormas Malaysia, Belajar Kaum Muda Muhammadiyah di UMM Home > Jatim > News Yuswantoro Reportase Divif 2 Kostrad, Bawa Alat Berat ...

Ormas Malaysia, Belajar Kaum Muda Muhammadiyah di UMM

  • Home
  • >
  • Jatim
  • >
  • News
  • Yuswantoro Reportase
  • Divif 2 Kostrad, Bawa Alat Berat dan Bantuan ke Lombok
  • Dua Anggota Dewan Memilih Bungkam, Usai Jalani Pemeriksaan
  • Para Pejabat Pemkot Malang, Diperiksa KPK di Polres Malang Kota
moreTOPIK TERPOPULER
  • korupsi
  • pemkot surabaya
  • kekerasan seksual
  • jantung
  • gempa lombok
Ormas Malaysia, Belajar Kaum Muda Muhammadiyah di UMMYuswantoroOrmas Malaysia, Belajar Kaum Muda Muhammadiyah di UMM
Aktivis Organisasi Masyarakat (Ormas) Lestari Hikmah, dari Malaysia, mengunjungi Pusat Studi Islam dan Filsafat (PSIF) Universitas Muhammady ah Malang (UMM). Foto/Ist.

MALANG - Sebanyak enam aktivis Lestari Hikmah, sebuah organisasi masyarakatan (ormas) dari Malaysia, belajar tentang dinamika kaum muda Muhammadyah di Indonesia.
Mereka mengunjungi Pusat Studi Islam dan Filsafat (PSIF) Universitas Muhammadiyah Malang (UMM), karena sangat tertarik dengan dinamika, dan perkembangan ormas Muhammadiyah di Indonesia.
Ketua rombongan Lestari Hikmah, Rashidi mengatakan, di Malaysia, Muhammadiyah sudah sangat dikenal. Bahkan, sudah ada Sekolah Muhammadiyah di sana sejak tahun 1950an.
Keberadaan Sekolah Muhammadyah di Negeri Jiran, tersebut. Diinisiasi sejumlah tokoh, di antaranya Buya Hamka. Bahkan, sekarang Muhammadiyah tengah mempersiapkan Perguruan Tinggi Muhammadiyah (PTM) di Malaysia.
Karena itulah, Rashidi berharap kunjungannya ke UMM ini, dapat menambah wawasan mereka tentang Muhammadiyah. Terutama, tentang kiprah pemikiran, dan gerakan anak-anak muda Muhammadiyah.
"Di Malaysia, p ergolakan pemikiran anak muda masih sangat lambat, dan tak terdengar. Berbeda dengan Indonesia, yang sangat dinamis dan progresif, di antaranya terlihat dari pemikiran anak-anak muda Muhammadiyah," ungkapnya.
Pengurus Majelis Tarjih Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Jawa Timur (Jatim), Haeri Fadly mengatakan, ruang demokrasi Indonesia yang terbuka, membuat anak-anak muda lebih dinamis di bidang pemikiran dan gerakan.
Tidak hanya itu, ruang demokrasi juga berpengaruh pada dinamika kehidupan sosial antara Muhammadiyah, dengan ormas-ormas lainnya, serta hubungannya dengan pemerintah.
Misalnya, soal penentuan hari raya Idul Fitri, di Indonesia masyarakat bebas memilih hasil fatwa NU, Muhammadiyah maupun pemerintah lewat Majelis Ulama Indonesia (MUI).
Tidak ada keharusan mengikuti salah satu fatwa. Hal itu, tentu cukup janggal bagi Malaysia, di mana umat Islam di sana pasti sejalan dengan fatwa pemerintah.
Sementara itu, sekretaris PSIF UMM, Subhan Setowar a mengatakan, kuatnya dinamika anak muda Muhammadiyah, sangat dipengaruhi oleh kelahiran Jaringan Intelektual Muda Muhammadiyah (JIMM) yang lahir pada 2003.
Lahirnya JIMM kala itu, dilatari mandeknya dinamika pemikiran di tubuh Muhammadiyah, di tengah gencarnya gerakan amal usaha Muhammadiyah.
"Semangat JIMM, ingin menghidupkan kembali spirit KH Ahmad Dahlan, yang tidak hanya dikenal sebagai aktor penggerak (man of action), tapi juga aktor pemikir (man of thought)," papar Subhan.
(eyt)

Follow Us : Follow @SINDOnews SINDONEWS TERKINI
  • Preview Korea vs Jepang: Ajang Penentu Nasib!
  • Hentikan Dana Bantuan untuk Pengungsi, Palestina Kecam AS
  • Stabilitas Sektor Jasa Keuangan Masih Terjaga
  • Jadwal Perebutan Medali Asian Games 2018, Sabtu (1/9/2018)
  • BI Resmikan Gedung Kantor Perwakilan Bangka Belitung
sindonews ads
BERITA TERPOPULER
  • 1

    Siap Terima Sukhoi SU-35, Lanud Iswahjudi Gelar KIBA Rusia
  • 2

    Sutiaji Raih Penghargaan Kepala Daerah Inovatif 2018
  • 3

    Pemkab Gresik, Gagal Kelola Sendiri Galian C Bekas Tambang
  • 4

    Kadinkes Gresik Dijebloskan ke Penjara Kejari
  • 5

    Risma: Pola Asuh Anak di Eks Lokalisasi Sudah Ramah
    BERITA TERKINI
  • 9 Anak Berbakat Surabaya, Diseleksi Temani Supriadi ke Liverpool
  • Hore! Ribuan Sepeda Kembali Dibagikan kepada Pelajar Kota Blitar
  • Penjara Kalisosok, Sumur Ajaib, dan Tembok yang Tak Bisa Dipaku (Bagian 1)
  • Nasib Pemuda Blitar Pengancam Peledakan, di Tangan Mabes Polri
  • Divif 2 Kostrad, Bawa Alat Berat dan Bantuan ke Lombok
  • Pelajar Blitar, Menjadi Pasar Pil Koplo Paling Potensial
  • Lantik Pejabat Eselon II, Soekarwo Ingatkan Soal Krisis Ekonomi
  • more
Sumber: Google News Indonesia | Koranmu Indonesia

Tidak ada komentar

Ads Place