Di Hadapan Puluhan Pemuka Agama Dunia, Haedar Sampaikan Tantangan dan Peran Agama di Era Globalisasi Home/ Berita/ ...
10 Oktober 2018 22:31
Berita Lain
Galang Dana untuk Latih Kepedulian Sosial
09 Oktober 2018
Di Hadapan Puluhan Pemuka Agama Dunia, Haedar Sampa ikan Tantangan dan Peran Agama di Era Globalisasi
10 Oktober 2018
Mahasiswa UM Ponorogo Lakukan Inovasi Alat Permainan Edukasi Dari Barang Bekas
10 Oktober 2018
MUHAMMADIYAH.OR.ID, KAZAKHSTAN - Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Haedar Nashir bersama Sekretaris Umum PP Muhammadiyah Abdul Muâti, dan Ketua Umum PP âAisyiyah menghadiri VI Congress of the Leaders of World & Traditional Religions yang diselenggarakan di Kazakhsztan pada tanggal 10 hingga 11 Oktober 2018.
Dalam kesempatan itu, Haedar menyampaikan materi terkait Religion and Globalization:Challenges and Responses.
Haedar menyampaikan bahwa pada dasarnya agama tidak selalu menentang globalisasi. Islam khususnya, sejak awal berembangnya telah mensyiarkan dari dunia tanpa batas.
âIslam secara konsisten menyerukan pesan universal yang tidak terbatas suku tertentu dan etnis, geografi dan daerah. Islam telah menyerukan persaudaraan universal dan kerja sama antara orang-orang dari elemen penting dunia,â tutur Haedar.
Selain memberikan dampak positif, Haedar juga mengatakan bahwa globalisasi juga dapat memberikan dampak yang negatif. Dan dalam hal ini peran agama Islam sangat dibutuhkan dalam memerangi dampak negatif globalisasi, seperti yang tertuang dalam surah al-Maidah ayat 2 dan surah al-Aâraf ayat 56.
âDalam hal ini Islam, harus memposisikan diri dalam proses yang tak terelakkan globalisasi. Agama harus tetap sebagai sumber dorongan untuk globalisasi yang akan membawa kebaikan bersama, tapi pada saat yang sama, harus berfungsi sebagai pengingat dan alarm bagi umat manusia untuk tidak terlibat dalam perbuatan yang merusak,â j elas Haedar.
Haedar juga menuturkan bahwa pengaruh globalisasi tidak hanya berada di tangan para ulama atau pemimpin agama dalam arti konvensional, tetapi juga menjadi kewajiban atas semua umat manusia untuk selalu waspada bahwa globalisasi adalah sebuah fenomena, yang terkadang memiliki sisi yang baik maupun buruk, dan karena itu agama tidak bisa berperan sendiri.
Diakhir Haedar juga menyampaikan bahwa Muhammadiyah yang merupakan salah satu organisasi Islam yang besar terus konsisten menyerukan untuk pengembangan spiritual yang berpengaruh terhadap globalisasi.
âMuhammadiyah mendesak anggotanya, pada khususnya, dan muslim di seluruh dunia pada umumnya, untuk selalu melakukan ijtihad menghadirkan Islam yang berkemajuan, dan sesuai dengan kebutuhan modernitas saat ini, serta mencegah bencana efek samping dari globalisasi yang terjadi,â pungkas Haedar. (adam)
Sumber: Pimpinan Pusat Muhammadiyah
Tidak ada komentar