Guru SMA 87 Lakukan Doktrin, Ketua DPRD DKI: Jangan Jadi ... Guru SMA 87 Lakukan Doktrin, Ketua DPRD DKI: Jangan Jadi Gorengan Politik N ...
Guru SMA 87 Lakukan Doktrin, Ketua DPRD DKI: Jangan Jadi Gorengan Politik
N diduga telah mendoktrin siswanya untuk membenci Presiden Joko Widodo (Jokowi).
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Ketua DPRD DKI Jakarta Prasetio Edi Marsudi ikut angkat bicara terkait kasus seorang guru SMA 87 Jakarta berinisial N yang melakukan doktrin kepada muridnya.
N diduga telah mendoktrin siswanya untuk membenci Presiden Joko Widodo (Jokowi).
Terkait hal itu Pras sapaan akrab Prasetio mengimbau kepada Plt Kepala Dinas Pendidikan Bow o Irianto untuk mengintruksikan oknum guru SMA 87 Jakarta berinisial N untuk meminta maaf kepada masyarakat.
"Minta di evaluasi, kasihlah pandangan. Saya minta Pak Bowo kadisnya untuk dipanggil beliau, minta maaf," kata Prasetio di Gedung DPRD DKI, Jalan Kebon Sirih, Jakarta Pusat, Rabu (10/10/2018).
Disatu sisi Pras khawatir bila isu tersebut 'digoreng' dapat menjadi isu politik yang bisa merugikan salah satu pihak, sebab tensi politik menjelang Pilpres 2009 ini kian memanas.
"Saya enggak mau ini jangan jadi gorengan politik gitu jadi gak ada guna nya gitu loh, dia minta maaf saja kemasyarakat, kepada media, supaya masyarakat tahu karena ini sudah tergoreng dimedia sosial," ujar Pras.
Prasetio cukup menyesalkan perbuatan yang dilakukan oleh tenaga pendidik tersebut. Seharusnya dia menjadi contoh yang baik kepada muridnya, tapi malah memberikan doktrin yang menyesatkan.
"Urusannya agama mendoktrin seorang anak yan g bertumbuh besar jadi seperti itu gitu lho tadi pagi sudah saya kontak dengan kepala sekolahnya tapi belum bisa," ujarnya.
Sebelumnya dalam video aduan yang viral tersebut, si pengadu yang mengaku orang tua murid menyebut anaknya dan siswa SMAN 87 lainnya dikumpulkan guru N di masjid dan ditunjukkan video gempa di Palu, Sulawesi Tengah.
Oleh Si pengadu menjelaskan, guru N menyebut banyak korban yang bergelimpangan akibat gempa merupakan salah Jokowi.
âDikasih video tentang korban Palu yang jenazahnya bergelimpangan di depan rumah sakit. Kemudian ibu guru itu bertanya kepada murid-muridnya, ini salah siapa? Salah pemerintah. Salah Jokowi. Masih mau pilih dia untuk presiden ke depan? Saya menggiring kalian pilih yang lain,â bunyi pesan orang tua yang viral tersebut.
Tidak ada komentar