Page Nav

HIDE

KoranMu.com

latest

Ads Place

MBS Kota Magelang Kembangkan Dakwah dengan Media Pantomim

MBS Kota Magelang Kembangkan Dakwah dengan Media Pantomim Home/ Berita/ MBS Kota Magelang Kembangkan Dakwah dengan ...

MBS Kota Magelang Kembangkan Dakwah dengan Media Pantomim

Home/ Berita/ MBS Kota Magelang Kembangkan Dakwah dengan Media Pantomim MBS Kota Magelang Kembangkan Dakwah dengan Media Pantomim

25 Oktober 2018 14:23

Berita Lain

Ponpes Muhammadiyah Darul Arqam Depok Gelar Arqam Islamic Competition 2018

25 Oktober 2018

MDMC Kaltim Kirimkan Enam 'Aisyiyah Tangguh untuk Bantu Korban Gempa Palu

25 Oktober 2018

Saatnya Pelajar Muhammadiyah Menggali Sejarah Perkembangan Persyarikatan

24 Oktober 2018

MUHAMMADIYAH.OR.ID, MAGELANG â€" Muhammadiyah Boarding School (MBS) Kota Magelang adakan pelatihan dakwah kepada para santrinya pada Senin (22/10), sebagai modal dalam berdakwah di masyarakat umum.

Dakwah merupakan aktivitas yang diturunkan oleh para Nabi yang bertujuan untuk mengajak ber amar ma̢۪ruf nahi mungkar. Karena itu aktivitas dakwah menjadi jalan semua manusia yang mengaku beriman.

Akan tetapi dalam menghadapi jenis-jenis mad’u yang memiliki kecenderungan berbeda-beda. Maka perlu untuk diperkaya metode dakwah, sehingga pesan dakwah bisa sampai dan diterima oleh mad’u. Kurang lebih hal ini yang melatarbelakangi MBS Kota Magelang, Jawa Tenggah menyelenggarakan “Workshop Pantomim.”

Zudin Anas, Lurah MBS Kota Magelang menggungkapkan. “Menyampaikan pesan dakwah tidak mesti dengan ceramah. Melainkan ada cain lain, salah satunya melalui media seni,” tutur Anas.

Workshop yang diselenggarakan di Kampus MBS Kota Magelang ini menggandeng Komunitas Pantomim Kota Magelang sebagai pengisi acara, serta diikuti para santri MBS.

Acara ini merupakan penerapan atas amanah Muktamar Muhammadiyah ke 48 di Makassar, sebagai penegasan bahwa Muhammadiyah tidak anti seni. Sebagaimana yang disampaikam oleh Ahmad Haryanto, Direktur MBS Kota Magelang.

“Muhammadiyah punya konsep gerakan dakwah kultural, salah satu dimensinya ialah melalui seni,” tandasnya.

Kedepan diharapkan para Santri bisa mengamalkan metode dakwah yang bisa semakin mendekatkan Islam dengan masyarakat umum.(A̢۪n/siedoo)

Sumber: Pimpinan Pusat Muhammadiyah

Tidak ada komentar

Ads Place