Page Nav

HIDE

Grid

GRID_STYLE

Digitalisasi dalam ekosistem (bagian-2)

Memulai cukilan kali ini adalah dengan memberikan pertanyaan bagi kita semua, yakni: Bagaimana dengan efek positif dan efek negatif, apa yan...


Memulai cukilan kali ini adalah dengan memberikan pertanyaan bagi kita semua, yakni: Bagaimana dengan efek positif dan efek negatif, apa yang akan terjadi  bagi dunia usaha,  khususnya pada sektor industri manufaktur atau pabrikasi mengingat sektor ini memiliki beberapa faktor yang lebih kompleks.

Digitalisasi di sektor ini akan membutuhkan banyak enerji atau effort, baik sebelum proses maupun setelah proses penerapan seperti upaya menghubungkan, menyelaraskan, mengintegrasikan  seluruh aspek. Upaya di atas dilakukan pada setiap lini mulai dari hilir  sampai dengan hulu dalam rangka meminimalisir resiko dan mendorong pada pertumbuhan ekonomi nasional dan bukan sebaliknya digitalisasi industri justru menambah masalah pada salah satu aspek di kegiatan ekonomi lainnya seperti meningkatkan jumlah angka pengangguran.

Digitalisasi teknologi pada mesin mesin industri manufaktur akan mendorong perusahaan  untuk melakukan perubahan pada  lingkungan internal (mikro policy), seperti organization  behaviour dan  revisi pada tujuan, misi dan visi  perusahaan. 

Contoh efek positif lain dari digitalisasi industri dengan  terlihatnya perubahan oranisasi micro polixy perusahaan , yakni mendorong perusahaan untuk  melakukan peningkatan  kemampuan ketrampilan karyawannya dimana semula penguasaan teknologi  berbasis pada hanya low skill kini menuju pada teknologi yang menggunakan ketrampilan middle skill atau bahkan menuju  penguasaan pada hight technology  (up grading skill).  

Namun perlu mendapat perhatian bahwa  pada  kenyataannya industri di bidang manufaktur dalam sistim ekonomi kita sebahagian besar masih mengandalkan pada industri padat karya, artinya roda proses produksi suatu pabrik banyak menggunakan atau mengandalkan tenaga manusia sebagai topangan proses produksinya. 

Tuntutan menekan biaya operasional produksi sudah menjadi pakem bagi dunia usaha terlebih di bidang manufaktur, penggunaan teknologi sudah menjadi keharusan bagi perusahaan, sekaligus sebagai upaya persiapan investasi kedepannya. Sudah dapat dipastikan opsi ini akan ditempuh agar dapat kompetitif di pasar lokal dan global. Terlebih apabila industri tersebut menggunakan modal dari luar (PMA), sudah bisa dipastikan perusahaan dimaksud akan hengkang ke luar mencari negara yang bisa memberikan biaya produksi yang lebih murah.

Bagaimana pengaruh  kebijakan penerapan  teknologi digital pada perusahaan  manufaktur berskala besar terhadap kegiatan makro  ekonomi nasional?

Dilema......

(Bersambung)

#ghirahekonsyariah

#dakwahekonsyariah

#masker4alllawancorona

Pondok Cabe Udik, 25/10/2020