Reuni Akbar 212, Aa Gym Terdengar Menahan Tangis di Acara ILC - KoranMu
GRID_STYLE

Post/Page

Weather Location

{fbt_classic_header}

Reuni Akbar 212, Aa Gym Terdengar Menahan Tangis di Acara ILC

Ustadz Abdullah Gymnastiar atau yang kerap disapa Aa Gym tampak begitu emosional hingga terdengar menahan tangis di acara ILC.

Aa Gym membuka dengan mengucapkan terimakasih kepada seluruh masyarakat Indonesia, .

Aa Gym mengatakan …



Ustadz Abdullah Gymnastiar atau yang kerap disapa Aa Gym tampak begitu emosional hingga terdengar menahan tangis di acara ILC.

Aa Gym membuka dengan mengucapkan terimakasih kepada seluruh masyarakat Indonesia, .

Aa Gym mengatakan bahwa Indonesia adalah rumah bersama sehingga harus dijaga bersama meski ada beberapa hal yang berbeda sudut pandang.

"Yang bisa mempersatukan kita hati, kalau topeng-topeng tidak akan bisa mempersatukan kita," ujar Aa Gym.

Aa Gym mengucapkan terimakasih kepada panitia reuni akbar 212, kepada aparat keamanan yang telah menjaga ketertiban, kepada pemerintah daerah Jakarta dan pemerintah.

Aa Gym mengucapkan terimakasih kepada peserta.

"212 ini bagi saya adalah aset bangsa, merupakan karunia Allah bagi siapaun bagi orang yang ingin mendapatkan hikmah dari kejadian ini, sudut pandang boleh berbeda, tapi kalau kita lihat dengan hati yang jernih, kita bisa mendapatkan banyak hal," ujar Aa Gym.

lantas Aa Gym memohon maaf lantaran tidak bisa hadir karena ada acara yang sudah sangat dipersiapkan di Bandung, sehingga penilaian saya sangat obyektif.

"Yang datang adalah istri saya, dia seorang antropolog, sehingga kalau saya boleh menceritakan sesuatu, ini tidak ada urusannya dengan politik, tidak juga dengan rating cuma saya ingin cerita perasaan," ujar Aa Gym.

Aa Gym lantas membeberkan sebuah kisah terkait peserta aksi 212.

"Apa sih yang menyebabkan orang nabung, jauh-jauh, berbondong-bondong orang dengan penuh semangat, penuh dengan keteduhan, penuh dengan kasih sayang, dan salibg menjaga, rupanya ada sesuatu yang di dalam yang ingin diungkapkan tapi susah mencari saluran, saya sebagai anak bangsa dan seorang beragam islam, ada kepedihan ketika ada menghujam kata radikal, intoleran, teroris, mau memisahkan, anti-pancasila, walaupun tidak dituduhkan secara langsung, padahal saya sangat mencintai negara ini dengan pebnuh keberkahan, demi Allah saya sangat mencintai negara ini," ujarnya sambil menahan tangis.

Lantas Aa Gym menyebut perasaan masyarakat yang seperti itulah yang membuat mereka berbondong-bondong di acara seperti itu.

"Kami cinta negeri ini, maka rumput tidak ada yang rusak, kami bukan orang yang begis dan kasar, maka senyum itu dirasakan, kami bukan orang yang keji, maka kasih sayang pun bertebaran, saudara-saudara kita yang bukan islam, merasakan di sana betapa indahnya islam, kami ingin tidak dicurigai, dan berkumpullah perasaan-perasaan ini, saya tidak menduga bisa sebanyak ini," ujar Aa Gym.

Aa Gym menyebut jika membaca peristiwa reuni akbar 212 dengan hati maka akan banyak manfaat.

"Polisi, tentara, intel pasti tersentuh hatinya dan akan mengatakan ini bukan musuh saya," ujar Aa Gym.

Diketahui, pada hari Minggu 2 DEsember 2018, para peserta 212 menggelar aksi reuni akbar 212.

Ketua Panitia Reuni Akbar Mujahid 212, Ustaz Bernard Abdul Jabbar menuturkan jumlah peserta reuni 212 yang ikut berpartisipasi.

Menurutnya, berdasarkan informasi dari media, peserta aksi 212 mencapai 8 hingga 10 juta jiwa.

"Kalau dulu sekitaran tujuh juta, tapi sekarang menurut informasi dari media yang menggunakan drone, itu hampir sekitar 8-10 juta yang hadir," ujar Bernard di Monas, Gambir, Jakarta Pusat, Minggu (2/12).

Sumber: http://jateng.tribunnews.com/2018/12/05/bahas-reuni-akbar-212-di-ilc-aa-gym-menahan-tangis-pedih-ketika-ada-yang-menghujam-kata-radikal?page=2.