Iklan

Redaksi KoranMu
26 Agustus, 2021, 08.39 WIB
Last Updated 2021-08-26T01:39:35Z
Bisnis

Mahasiswa PAUD UHAMKA Bantu Pasarkan Produk pengrajin Tempe dari Medan Secara Online

KKN Tematik mahasiswa PAUD UHAMKA
Mahasiswa Pendidikan Guruu PAUD Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Muhammadiyah Prof. DR Hamka (Uhamka) menggelar kegiatan Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik salah satu kegiatan yang dilaakukan yaitu tentang Strategi Pemasaran Produk Keripik Tempe.  KKN ini dilakukan oleh Rizqa Herianto bersama kelompok 3 mahasiswa PG.PAUD UHAMKA dan dibimbing oleh Amelia Vinayastri S.Psi M.Pd Dosen FKIP UHAMKA Kegiatan KKN Tematik dan PKM-K ini dilaksanakan di Jl. Muchtar Basri, Kelurahan Glugur Darat II, Medan Timur, Sumatera Utara. Kegiatan KKN Tematik 2021 dilaksanakan selama 30 hari sejak bulan Juli yang lalu dan berakhir 15 Agustus 2021.

Sebelum kegiatan berlangsung,Rizqa dan timnya  melakukan sosialisasi kepada masyarakat kelurahan gelugur dan memberikan  informasi tentang cara melakukan strategi pemasaran kepada masyarakat yang ingin berwirausaha. Salah satu kegiatan yang dilakukan dalam mengembangkan  strategi  pemasaran yaitu penjualan produk keripik tempe melalui sosial media. 

Rizqa mengungkapkan bahwa "untuk kegiatan yang dilakukan dalam melakukan strategi pemasaran keripik tempe melalui sosial media yaitu dengan melakukan survey kepada masyarakat sekitar dengan menanyakan  tentang rasa keripik tempe apa saja yang lebih di minati oleh para konsumen seperti rasa balado, original dan bagaimana sistem pembayaran yang disukai oleh para konsumen. Jika hasil survey sudah didapatkan, maka pemasaran produk di sosial media menjadi lebih mudah.  Selanjutnya yaitu melakukan promosi produk keripik tempe dengan cara yang tepat.Promosi bisa dilakukan  melalui media cetak dan media online." Ungkapnya

"Untuk media cetak bisa dilakukan dengan membuat brosur terlebih dahulu, buat brosur dengan tampilan menarik agar para konsumen tertarik dengan produk keripik tempe ini, setelah itu promosikan produk yang kita jual dengan membagikan brosur dan menjelaskan produk keripik tempe. Untuk media online bisa dilakukan dengan mempromosikan produk keripik tempe ke sosial media seperti Instagram, Facebook, WhatsApp dan berbagai macam sosial media lainnya “Ujar Rizqa”.  

"Lalu strategi yang dapat dilakukan dalam penjualan keripik tempe yaitu dengan menjalankan bisnis dengan sistem Dropship.Tetapi didalam sistem dropship ini, yang menawarkan produk keripik tempe ini tidak harus membeli keripik tempe atau dijadikan stok untuk menjual, tetapi para dropship hanya menawarkan keripik tempe dengan masyarakat maupun menawarkan melalui media online. Jika orang yang ditawarkan tertarik dengan ajakannya, maka nantinya para dropship akan mendapatkan komisi dari penjual produk keripik tempe ini." Sambungnya

Kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan keterampilan masyarakat dalam berwirausaha melalui strategi pemasaran yang telah diberikan. Dan juga memberikan pengalaman kepada mahasiswa dalam memberikan informasi terkait cara melakukan strategi pemasaran yang tepat kepada masyarakat "pungkas Rizqa".