Iklan

Redaksi KoranMu
06 September, 2021, 16.19 WIB
Last Updated 2021-09-06T09:19:43Z
HeadlinePendidikan

Mahasiswa UHAMKA Lintas Prodi Lakukan KKN di Lombok


Pembekalan tim KKN di Lombok
Sebagai bentuk kontribusi Perguruan Tinggi Muhammadiyah (PTM) dalam membangun Negeri, UHAMKA ikut terlibat mengirimkan18 mahasiswa lintas program studi dan fakultas untuk berpartisipasi dalam kegiatan KKNMuhammadiyah dan Aisyiyah menyelenggarakan Kuliah Kerja Nyata (KKN MAs 2021) yang dilaksanakan di Lombok, Nusa Tenggara Barat 

Dengan membawa misi membangun lingkungan dan pendidikan di lokasi penempatannya Kegiatan ini akan dikakaanakan selama 34 Hari sejak 11 Agustus 2021 hingga 14 September 2021 mendatang.  

Sebelum memberangkatkan Kafilah mahasiswa tersebut  tim dari LPPM UHAMKA membakali mahasiswa yang akan diberangkatkan, Pelaksanaan kegiatan pembekalan dilakukan secara online melalui mediabzoom meeting pada Selalasa 27 Juli yang lalu.

Rizki Dwi Siswanto, M.Pd.  ketua tim pelaksana Pembekalan tersebut mengungkapkan bahwa "pendalaman ilmu yang diberikan diharapkan akan diterapkan langsung untuk mengatasi permasalahan pendidikan di lokasi KKN yang sudah ditetapkan. Selain itu diberikan pula  pelatihan penggunaan  alat peraga edukasi sebagai media pembelajaran sekolah dasar dengan materi pembuatan dan menerapkan secara langsung alat peraga edukasi sederhana dengan sedotan, kulit kacang dan benda-benda lainnya yang mudah dibawa atau dicari ketika mahasiswa melaksakan KKN MAs 2021 di Lombok". Ungkapnya

 “Kegiatan pelatihan ini menyiapkan mahasiswa/i UHAMKA sebelum berangkat KKN MAs 2021 di Pulau Lombok untuk dapat membuat dan menerapkan secara langsung alat peraga edukasi sebagai media pembelajaran matematika di sekolah dasar tempat mereka masing-masing”, Sambungnya

Pada saat Pembekalan  Rizki Dwi Siswanto, M.Pd. juga menyampaikan teori belajar sebagai pengantar dan teori pembuatan alat peraga edukasi sederhana. "Kegiatan ini memiliki tujuan utama yaitu, melatih mahasiswa/i yang akan melaksanakan KKN MAs 2021 dengan ilmu untuk membuat alat peraga edukasi sebagai media pembelajaran sekolah dasar yang nantinya akan dipraktikan ketika KKN MAs 2021 untuk mengatasi permasalahan pendidikann di lokasi KKN masing-masing." Pungkasnya